BANJARMASIN, KOMPAS.TV - Gusti Jamhar Akbar merupakan seniman senior yang masih mempertahankan Lamut sebagai seni bertutur khas masyarakat Banjar . Pria yang akrab disapa Kai Jamhar, kini sudah jarang tampil di atas panggung. Wajahnya kini nampak penuh kerutan. Suaranya tak lagi kencang saat melantunkan syair-syair Lamut yang biasa ia sajikan sembari memukul gendang di pementasan bertahun-tahun silam. "Sekarang tak bisa lama-lama memainkan Lamut . Mungkin karena faktor usia. Apalagi kadang sakit-sakitan," katanya saat ditemui kompas.tv di rumahnya di Gang Mujahid, Kelurahan Alalak Selatan, Banjarmasin. Wajar saja. Usianya kini sudah terpaut tua. Tepatnya berumur 77 tahun. Kendati demikian, Kai Jamhar mengaku masih setia memainkan Lamut sejak berusia 13 tahun. Dengan mengenakan peci dan kaos putih, Kai Jamhar menceritakan, bahwa kepiawaiannya dalam memainkan Lamut ini diwariskan dari sang ayah yang bernama Rasmono. S...